Bupati Hj. Dillah Hich Hadiri Rakor Pembinaan Manajemen ASN Se-Provinsi Jambi di Hotel Amaris Bungo

Bupati Hj. Dillah Hich Hadiri Rakor Pembinaan Manajemen ASN Se-Provinsi Jambi di Hotel Amaris Bungo

 

 

Muara Bungo — Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, ST, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Provinsi Jambi yang berlokasi di Hotel Amaris Bungo, Kamis (3/9/2026).

Dalam menghadiri kegiatan strategis ini, Bupati didampingi oleh Asisten III, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Oplus_131072
Oplus_131072

Acara ini merupakan forum penting yang dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh dan pejabat tinggi, di antaranya Gubernur Jambi Al Haris, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, serta Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni. Selain itu, para bupati dan wali kota dari seluruh wilayah Provinsi Jambi turut hadir dalam rakor tersebut.

Dorong Pola Kerja Digital dan Responsif Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H, yang hadir langsung memberikan sambutan, memberikan penegasan kuat mengenai arah baru birokrasi Indonesia. Ia menekankan krusialnya percepatan kinerja dan perubahan tradisi, baik di internal BKN maupun di seluruh jajaran pemerintah daerah.

Menurut Prof. Zudan, perubahan tradisi tersebut harus dilakukan melalui penerapan pola baru yang sepenuhnya berbasis digital guna meningkatkan efisiensi publik.
Guna memberikan gambaran nyata, Kepala BKN RI tersebut menganalogikan evolusi pelayanan publik dengan transformasi dalam dunia transaksi keuangan. Ia menggambarkan bagaimana proses pengiriman uang bergeser dari era wesel pos yang memakan waktu lama, beralih ke era rekening bank konvensional, hingga kini mencapai era layanan digital perbankan yang serba cepat dan real-time.
Melalui analogi tersebut, ia berharap manajemen ASN dan pelayanan publik di daerah dapat mengadopsi kecepatan yang sama—di mana segala urusan administrasi dan pelayanan dapat diselesaikan secara instan hanya dalam genggaman tangan.(RM)