Muara Sabak, KNJ.Com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasat Pol PP dan Damkar) Tanjung Jabung Timur, Jambi Gustin Wahyudi, memberikan pengarahan khusus saat menjadi pembina upacara di SMA Negeri 5 Tanjung Jabung Timur, Senin 26 Januari 2026. 
Gustin Wahyudi turut didampingi oleh dua pejabat strategis, yakni Kabid Trantibum Tagor dan Kabid Pemadam Kebakaran Agus Pranoto, S.H., M.H.
Dalam kesempatan ini, Gustin mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum pada Senin pagi. Agenda ini bertujuan memperkuat sinergi antar unit dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di masyarakat.
Dalam sosialisasi tersebut, Gustin menekankan pentingnya kedisiplinan dan etika sebagai fondasi karakter pelajar.
Di hadapan ratusan siswa dan tenaga pengajar, Gustin menggarisbawahi dua poin krusial yang menjadi perhatian serius instansinya, 
1. Penghormatan Terhadap Guru dan Harmoni Sekolah
Gustin mengingatkan bahwa sekolah bukan sekadar tempat transfer ilmu, melainkan ruang pembentukan moral. Ia meminta para siswa untuk senantiasa menghormati guru sebagai orang tua di sekolah.
“Menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah adalah tanggung jawab bersama. Tanpa rasa hormat dan suasana yang kondusif, proses belajar tidak akan maksimal,” kata Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Gustin Wahyudi.
2. Penertiban Disiplin di Luar Lingkungan Sekolah
Satpol PP menyoroti maraknya fenomena siswa yang berada di luar lingkungan sekolah saat jam pelajaran berlangsung. Gustin menegaskan bahwa siswa dilarang keras berkeliaran di luar pagar sekolah tanpa izin resmi dari pihak sekolah.
Satpol PP akan melakukan pemantauan rutin di titik-titik rawan tempat berkumpulnya pelajar.
Setiap siswa yang harus keluar sekolah karena urusan mendesak wajib mengantongi surat keterangan tertulis.
Langkah sosialisasi ini diambil sebagai upaya preventif untuk menekan angka kenakalan remaja dan memastikan para pelajar tetap fokus pada kewajiban utamanya.
“Kami ingin memastikan masa depan generasi muda di Kabupaten Tanjung Jabung Timur terjaga melalui kedisiplinan yang dimulai dari bangku sekolah,” tandas Gustin Wahyudi mengakhiri keterangannya.(R2N)
